Ebook

Tips Sukses Wawancara Kerja (Interview)

Tips Sukses Wawancara Kerja (Interview)

Kerja Mania - Hal yang ditunggu setelah mengetahui info lowongan kerja terbaru dan mengirimkan surat lamaran kerja tentunya adalah panggilan wawancara kerja (interview). Bagaimana tips sukses wawancara kerja (interview) ? ada beberapa hal yang bisa mendukung sukses atau tidaknya wawancara kerja. 

Berikut ini, KerjaMania.com memberikan tips sukses dalam menghadapi wawancara kerja (interview) :

1. Datang tidak terlambat
Datang tidak terlambat atau tepat waktu atau bahkan datang beberapa menit sebelum wawancara (interview) mungkin hal yang sepele, tetapi disinilah tahapan awal siap tidaknya Anda untuk melakukan wawancara kerja (interview). Dari sisi perusahaan yang memanggil Anda untuk interview, datang tidak terlambat bisa menjadi penilaian awal keseriusan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut. Ada baiknya cari tahu lokasi perusahaan yang memanggil Anda interview serta mengetahui rute jalan sehingga Anda bisa mencapai lokasi perusahaan tidak terlambat.       

2. Saat masuk ke ruangan interview dan dipersilahkan duduk.
Tahapan pertama bertemu pewawancara langsung, tunjukanlah kesan yang baik di mata pewawancara. Berpakaian rapih, bersikap ramah dan sopan, senyum secukupnya, percaya diri namun menjauhi kesan arogan, tidak minder serta tidak duduk terlebih dahulu sebelum dipersilahkan duduk.

3. Saat wawancara kerja
Bersikap dengan kepercayaan diri yang cukup, tidak berlebihan sehingga terkesan arogan  tetapi juga tidak terlihat rendah diri sehingga bisa menurunkan 'value' pelamar di mata pewawancara.

Jelaskan tujuan hidup yang jelas, misalnya apabila ditanya mengapa Anda menyukai bidang Teknik Sipil atau Teknik Kimia, hindari untuk mengatakan bahwa Anda terpaksa memilih bidang itu karena kehendak orang lain misalnya karena orang tua walaupun keadaan sebenarnya karena terpaksa. Tunjukanlah jawaban yang menunjukkan kejelasan tujuan hidup Anda.

Ukurlah kemampuan diri sendiri secara proporsional, tonjolkan kelebihan tanpa berlebihan atau membual dan hindari mengatakan bahwa Anda merasa tidak punya kelemahan. Poin penting ketika mengungkapkan kelemahan adalah bahwa Anda belajar dari kelemahan itu dan berusaha untuk mengatasi kelemahan tersebut.

Kemampuan diri secara proporsional juga bisa mengukur saat ditanya berapa gaji yang diinginkan ? Anda bisa memulai bahwa anda memiliki standar sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup tetapi juga bersedia mengikuti standar gaji yang ditetapkan perusahaan untuk jenis pekerjaan yang dilamar dan kualifikasi yang Anda miliki.

Coba untuk meyakinkan pewawancara bahwa anda bisa memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan bukan hanya karena ingin bekerja atau sekedar mencari pengalaman.

4. Penutupan wawancara kerja
Saat wawancara selesai, ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan dan bertanya dengan sopan berapa lama menunggu proses selanjutnya serta apakah boleh menelepon untuk menyakan kabar selanjutnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelamar tidak hanya pasif menunggu tetapi juga tidak agresif.

Itulah bagaimana tips sukses wawancara kerja (interview) versi KerjaMania.com. Semoga bermanfaat

Ikuti terus update lowongan kerja terbaru agar terbuka kesempatan Anda untuk melakukan wawancara kerja dan menemukan pekerjaan yang Anda inginkan.    
PERHATIAN Harap perhatikan terlebih dahulu tanggal EXPIRED lowongan sebelum mengirimkan lamaran kerja (klik ikon / lihat Bantuan)